HeadlineIsu Terkini

Masa Reses, Irwan Fokus Awasi BLT Dana Desa

Di Kaltim Baru PPU Terealisasi 100 Persen, Ingatkan Kemendes PDTT Segera Salurkan Sisanya

blt dana desa
Anggota Komisi V DPR RI Irwan mengingatkan agar Kemendes PDTT segera menyalurkan 100 persen BLT Dana Desa bagi KPM terdampak Covid-19. (Dok Pribadi Irwan)

Akurasi.id, Samarinda – Anggota DPR RI Irwan terus mendorong Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk segera menyalurkan semua bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa bagi masyarakat terdampak Covid-19, terutama untuk di Kaltim.

baca juga: Rencana Penerapan New Normal di Bontang Dapat Dukungan Dewan

Apa yang dilakukan anggota Komisi V DPR RI itu tentu bukan tanpa disertai alasan kuat. Berdasarkan data yang dia dimiliki, dari 7 kabupaten di Kaltim yang kebagian BLT Dana Desa, baru Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang sudah tersalurkan 100 persen dari Kemendes PDTT.

“Dalam masa reses ini, saya terus melakukan pengawasan terhadap jalannya penyaluran BLT Dana Desa, yang merupakan komitmen realokasi anggaran Kemendes PDT dalam rapat beberapa bulan lalu, fungsi BLT ini meringankan keluarga penerima manfaat (KPM) akibat dampak Covid-19,” kata dia, Sabtu (30/5/20).

Merujuk pada data penyaluran BLT Dana Desa di Kaltim, tercatat ada 841 desa yang berhak menerimanya. Dengan daerah sebaran, yakni Paser 139 desa, PPU 30 desa, Kutai Kartanegara (Kukar) 193 desa, Kutai Timur (Kutim) 139 desa, Berau 100 desa, Kutai Barat (Kubar) 190 desa, dan Mahakam Ulu (Mahulu) 50 desa.

Dari data tersebut, untuk di Kabupaten Paser baru ada 77 desa tersalurkan (55,40 persen), PPU sudah 100 persen, Kukar sudah ada 152 desa (78,76 persen), dan Kutim sudah ada 88 desa (63,31 persen). Kemudian di Berau sudah ada 67 desa (67 persen), Kubar sudah ada 151 desa (79,47 persen), dan Mahulu sudah ada 30 desa (60 persen) yang tersalurkan BLT Dana Desa-nya.

“Saya terus mendorong agar penyaluran ini lebih cepat, karena melihat progres dari Kemendes PDT, untuk beberapa kabupaten masih kurang dari target atau belum 100 persen tersalurkan, kecuali Kabupaten PPU,” sebutnya memberikan penegasan.

Untuk kepala keluarga (KK) penerima bantuan itu dimasing-masing kabupaten yakni, Paser sebanyak 5.846 KK, PPU sebanyak 2.380 KK, kemudian Kukar sebanyak 13.963 KK, lalu Kutim sebanyak 6.756 KK, Berau sebanyak 3.524 KK, Kubar sebanyak 11.089 KK, dan terakhir Mahulu sebanyak 2.380 KK.

“Saya harap masyarakat terus mengawasi jalannya penyaluran ini, sehingga BLT ini diterima masyarakat Kaltim. Dalam reses ini saya masih mengidentifikasi masalah-masalah serta kendala kenapa terjadi pelambatan penyaluran BLT ini, nanti informasinya saya sinkronkan dan saya minta penjelasan kepada Menteri Desa dan PDT,” tuturnya.

Untuk diketahui, besaran BLT Dana Desa yang diterima masing-masing kabupaten di Kaltim, yakni Paser sebesar Rp3,5 miliar, PPU sebesar Rp1,4 miliar, Kukar sebesar RP8,3 miliar, Kutim sebesar Rp4 miliar, Berau sebesar Rp2,1 miliar, Kubar sebesar Rp6,6 miliar, dan Mahulu sebesar Rp1,4 miliar.

“Saya akan mendesak Kemendes PDTT agar melibatkan universitas di daerah dalam pengawasan bantuan langsung tunai (agar lebuh maksimal dan benar-benar tepat sasaran),” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close